Program MBKM Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya dan Taman Nasional Gunung Merapi

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan sesuai minat dan bakat di luar lingkungan akademis yang tradisional. Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya (UAJY) bekerja sama dengan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) dalam rangka implementasi program ini. Kolaborasi ini memberikan pengalaman unik bagi mahasiswa dalam bidang konservasi lingkungan dan bioteknologi.

Program MBKM TNGM ini dilaksanakan selama 6 bulan dengan rincian kegiatan yang ditawarkan berupa magang, mini research, dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan durasi setiap kegiatan yaitu 2 bulan. Mulai tanggal 26 Februari 2024 hingga 24 April 2024 dilaksanakan program magang yang diikuti oleh 5 orang mahasiswa FTb, yaitu Angela Sukma Setyantoro, Nicholas Francesco Vincent, M.G. Anindya Dyah Anjani, Yohanes Abraham Wahyu, dan Stefanus Abelio Pratama.

Kegiatan magang pada program MBKM di TNGM ini dilaksanakan di 5 Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Wilayah I dan II, yaitu RPTN Cangkringan, RPTN Pekem Turi, RPTN Kemalang, RPTN Musuk Cepogo, dan RPTN Selo. Adapun berbagai kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa selama magang, antara lain patroli pengamanan dan pemantauan keanekaragaman hayati di kawasan Taman Nasional, pengolahan data Smart Patrol, perbanyakan tanaman prioritas seperti dadap duri (Erythrina fuscalour) dan sarangan (Castanopsis argentea), anjangsana, serta kunjungan ke beberapa kelompok binaan TNGM. Seluruh kegiatan dilakukan di bawah bimbingan dan pengawasan pegawai Balai Taman Nasional Gunung Merapi mulai dari polisi hutan, pengendali ekosistem hutan (PEH), penyuluh, dan lainnya.  

Melalui kegiatan MBKM di TNGM ini mahasiswa menjadi lebih mengetahui terkait pengelolaan, perlindungan, dan pemanfaatan di dalam kawasan konservasi taman nasional. Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk dapat menjalin hubungan baik dengan masyarakat melalui komunikasi langsung di lapangan, mengingat peran yang penting masyarakat sekitar dalam upaya pengelolaan dan perlindungan kawasan taman nasional.

Kolaborasi antara Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan Taman Nasional Gunung Merapi dalam kerangka program MBKM memberikan manfaat besar baik bagi mahasiswa maupun lingkungan. Mahasiswa mendapatkan pengalaman praktis yang berharga, sementara upaya konservasi di TNGM mendapat dukungan dari energi dan pengetahuan generasi muda. Ini adalah langkah penting dalam mewujudkan visi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

 

Penulis: Angela Sukma Setyantoro dan MG. Anindya Dyah Anjani
Editor: Teresa Ramadhinara Subando

× Tanya Kami