Seminar Online“MENGENAL LEBIH DEKAT DUNIA FORENSIK: BIOLOGI FORENSIK DAN LABORATORIUM FORENSIK RI”


Ilmu Biologi dapat diterapkan di berbagai bidang kehidupan, salah satunya adalah bidang Forensik yaitu dengan mengambil profesi sebagai ahli forensik. Untuk mengenal lebih jauh mengenai peluang ini, Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta mengadakan seminar online pada hari Senin, 7 Desember 2020 dengan topik “Mengenal Lebih Dekat Dunia Forensik: Biologi Forensik dan Laboratorium Forensik RI”.

Seminar online kali ini menghadirkan 3 narasumber, yaitu: Kompol Bowo Nurcahyo, S.Si., M.Biotech dari Laboratorium Forensik POLDA Jateng, Setia Betaria Aritonang, S.Si, M.Si. dari Laboratorium Forensik Bareskim POLRI, dan Dewi Retnaningati, S.Pd., M.Sc. selaku dosen pengampu Mata Kuliah Bioforensik Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

 Acara diawali dengan Sambutan Dekan Fakultas Teknobiologi UAJY, Dr. Dra. E. Mursyanti, M.Si., dilanjutkan dengan pemaparan materi pertama dari Ibu Dewi mengenai Pengantar Ilmu Forensik. Materi berikutnya disampaikan oleh Kompol Bowo Nurcahyo mengenai Peran dan Aplikasi Biologi di Bidang Forensik, dan materi terakhir dari Ibu Beta mengenai Profesi sebagai ahli forensik, Pelayanan Laboratorium Forensik dan Aplikasi Ilmu Biologi dalam melakukan analisis barang bukti di Laboratorium.

“Salah satu prinsip yang dikenal dalam ilmu forensik adalah Locard Exchange Principal, yang menjelaskan bahwa setiap terjadi kontak antara dua permukaan suatu objek, maka akan terjadi pertukaran materi dari dua objek tersebut, misalnya ada kejadian sebuah mobil putih yang menabrak truk merah, maka sebagian cat merah dr truk bisa tertinggal/menempel di badan mobil yang berwarna putih, atau sebaliknya” ungkap Bu Dewi saat menjelaskan materinya. Sementara itu, pada salah satu bagian materinya, Pak Bowo menjelaskan bahwa entomologi dapat digunakan untuk memprediksi waktu kematian seseorang yaitu dengan melakukan analisis larva lalat yang ditemukan pada tubuh korban. Beliau juga menjelaskan bahwa pemahaman mengenai metabolisme senyawa metobolit sekunder sangat penting dalam melakukan analisis forensik.  

Sementara itu, Ibu Beta menyampaikan beberapa hal, salah satunya adalah terkait jalur yang bisa dilalui untuk menjadi ahli forensik, yaitu bisa melalui jalur kepolisian dan melalui jalur ASN dimana proses penerimaannya secara terpusat. Selain itu beliau juga menyampaikan mengenai penggunaaan marker STR dalam analisis molekuler di bidang forensik dan disampaikan pula beberapa unit Pelayanan di Pusat Laboratorium Forensik RI, yaitu terdapat Bidang Kimia Biologi, Narkoba, Balistik, Fisika Komputer, dan Dokupal.

Video lengkap mengenai seminar online ini dapat dilihat ulang di link berikut: