Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya bersama dengan pengurus Kelompok Tani Markisa di daerah Blunyahrejo mengadakan pelatihan pengolahan markisa pada hari Minggu, 12 Juni 2022. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di destinasi wisata Kampung Markisa, Blunyahrejo pada pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Kegiatan pelatihan diikuti oleh anggota dan pengurus Kelompok Tani Markisa, Kampung Markisa, Blunyahrejo. Sebelum pandemi Covid-19, Kelompok Tani markisa telah mendapatkan pelatihan pengolahan markisa menjadi produk pangan seperti sirup dan selai. Meski demikian, adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan kegiatan dari Kelompok Tani Markisa menjadi terhenti, terutama kegiatan pengolahan buah markisa. Saat ini kasus Covid-19 di Indonesia sudah mulai menurun dan kegiatan dari Kelompok Tani Markisa telah mulai kembali berjalan. Maka dari itu kegiatan pelatihan ini bertujuan sebagai bentuk penyegaran kembali dan memancing motivasi anggota Kelompok Tani Markisa untuk mengolah buah markisa menjadi produk pangan yang nantinya diharapkan dapat dijadikan sebagai produk khas dari destinasi wisata Kampung Markisa.

Kegiatan pelatihan didampingi oleh Drs. P. Kianto Atmodjo, M.Si. dan Benediktus Yudo Leksono, S.T.P., M.Sc. Kegiatan diawali dengan pelatihan serta praktik bersama pembuatan sirup markisa. Tahapan proses pembuatan sirup markisa dilakukan modifikasi untuk meningkatkan kualitas sirup yang dihasilkan. Carboxy Methyl Cellulose (CMC) ditambahkan pada sirup sebagai pengental dan penstabil. Kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan pembuatan selai markisa. Selai markisa dibuat dengan memanfaatkan limbah kulit buah markisa. Kulit buah markisa kaya akan kandungan pektin. Pektin memiliki peranan penting dalam proses pembuatan selai. Seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusias. Harapannya, produk sirup dan selai hasil pelatihan ini dapat diproduksi secara berkelanjutan dan digunakan sebagai produk oleh-oleh khas destinasi wisata Kampung Markisa.

Leave a Comment