FTb UAJY Berikan Pelatihan Pengolahan Pangan bagi KWT Dewi Sartika Tambak Bayan

Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-61 Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Fakultas Teknobiologi UAJY turut mengambil bagian dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan pengolahan pangan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Sartika Tambak Bayan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penerapan Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya memperkuat kapasitas masyarakat yang tinggal di sekitar kampus UAJY.

KWT Dewi Sartika merupakan kelompok masyarakat di Padukuhan Tambak Bayan yang baru berdiri pada Februari 2026 dan saat ini beranggotakan sekitar 50 orang. Salah satu kegiatan utama kelompok ini adalah berkebun dengan memanfaatkan lahan milik padukuhan.

Menariknya, lahan yang kini menjadi pusat kegiatan KWT sebelumnya merupakan area pembuangan sampah liar. Melalui inisiatif dan kerja bersama warga, kawasan tersebut kemudian ditata dan dimanfaatkan menjadi lahan perkebunan produktif yang mendukung berbagai kegiatan masyarakat.

Melihat potensi tersebut, UAJY berupaya mendukung pengembangan KWT tidak hanya dari sisi pemanfaatan lahan, tetapi juga melalui peningkatan keterampilan anggotanya. Salah satu bentuknya adalah pelatihan pembuatan kombucha dan permen rempah yang dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2026, di Laboratorium Produksi Pangan, Gedung Fransiskus Asisi, Fakultas Teknobiologi UAJY.

Kegiatan pelatihan difasilitasi oleh dosen Program Studi Teknologi Pangan FTb UAJY, Rafaella Chandraseta Megananda, S.T.P., M.Sc., bersama empat mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan satu mahasiswa Program Studi Biologi. Sebanyak 20 anggota KWT Dewi Sartika mengikuti kegiatan tersebut.

Mengenal Produk Pangan yang Berpotensi Dikembangkan

Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada proses pembuatan kombucha sebagai salah satu produk minuman fermentasi. Selain mempelajari tahapan produksinya, peserta juga memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan hasil samping proses fermentasi, termasuk potensinya untuk dimanfaatkan dalam kegiatan pertanian.

Produk kedua yang diperkenalkan adalah permen rempah. Melalui produk ini, peserta diajak melihat bagaimana bahan-bahan rempah yang akrab dengan kehidupan sehari-hari dapat diolah menjadi produk pangan dengan bentuk yang lebih praktis dan memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut.

Pelatihan tidak berhenti pada proses produksi. Peserta juga mendapatkan pengenalan mengenai desain produk dan teknologi pengemasan, termasuk pentingnya pemilihan kemasan dalam menjaga mutu dan memperpanjang masa simpan sekaligus meningkatkan daya tarik serta nilai jual produk.

Dengan demikian, peserta tidak hanya belajar membuat suatu produk pangan, tetapi juga mulai mengenal berbagai aspek yang perlu diperhatikan apabila produk tersebut akan dikembangkan sebagai usaha.

Laboratorium sebagai Ruang Belajar bagi Masyarakat

Pelaksanaan kegiatan di Laboratorium Produksi Pangan FTb UAJY juga menunjukkan bahwa fasilitas laboratorium perguruan tinggi dapat dimanfaatkan lebih luas. Laboratorium tidak hanya menjadi tempat mahasiswa melakukan pembelajaran dan praktikum, tetapi juga dapat menjadi ruang berbagi pengetahuan dan teknologi dengan masyarakat melalui kegiatan pengabdian.

Interaksi langsung selama pelatihan memberikan kesempatan bagi anggota KWT untuk mencoba proses pengolahan, berdiskusi, serta mengenal prinsip-prinsip dasar yang dapat diterapkan dalam pengembangan produk pangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan keterampilan dan kapasitas anggota KWT Dewi Sartika Tambak Bayan terus berkembang sehingga potensi yang telah tumbuh di tengah masyarakat dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Momentum Dies Natalis ke-61 UAJY sekaligus menjadi pengingat bahwa ilmu pengetahuan yang dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi dapat semakin bermakna ketika dapat diterapkan dan dibagikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Penulis: Rafaella Chandraseta Megananda, S.T.P., M.Sc.
Editor: Teresa Ramadhinara Subando, S.T.P., M.Sc.